Tanaman Pandan Wangi


  Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.)

Gambar 1. Tanaman Pandan Wangi
Sumber: Data Primer


Pandanus amaryllifolius Roxb. atau pandan wangi merupakan tanaman hortikultura beraroma khas yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pemberi wangi alami pada berbagai jenis makanan. Ciri utamanya terletak pada daunnya yang panjang, sempit menyerupai daun palem atau rumput, serta mengeluarkan aroma lembut yang menenangkan sehingga sering digunakan dalam pengolahan pangan tradisional (Gusti et al., 2015). Secara taksonomi, tanaman ini termasuk ke dalam famili Pandanaceae. Pandan wangi ditemukan di Indonesia, dan tumbuh baik di daerah tropis, khususnya pada lingkungan yang lembap. Di Indonesia, tanaman ini umumnya ditemukan di pekarangan rumah, kebun, tepi sawah, serta dibudidayakan sebagai tanaman bumbu dan tanaman pagar di berbagai daerah tropis.

Mari kita lebih kenal dengan tanaman pandan wangi!


Klasifikasi dari tanaman pandan wangi



Sumber: POWO



A. Morfologi Tanaman Pandan Wangi 


Gambar 2. Tanaman Pandan Wangi
Sumber: Data Primer

Pandan wangi memiliki sistem perakaran serabut yang tumbuh dari pangkal batang untuk menyerap air dan menopang tanaman, batang basah berbentuk silindris yang tumbuh tegak dan menjadi tempat melekatnya daun, serta daun tunggal berbentuk pita memanjang dengan ujung meruncing, pertulangan sejajar, permukaan licin, tersusun tersebar, dan bertekstur agak kaku serta tebal.


B. Manfaat Tanaman Pandan Wangi

Daun pandan wangi tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan penambah aroma dalam bidang kuliner, tetapi juga digunakan dalam industri parfum. Selain itu, secara tradisional tanaman ini dimanfaatkan untuk kesehatan, antara lain sebagai diuretik, penunjang fungsi jantung, serta membantu mengontrol kadar gula darah. Potensi pandan wangi sebagai agen antidiabetes menjadikannya salah satu alternatif bahan herbal yang dapat dimanfaatkan dalam pengobatan diabetes (Norainny, 2018).


C. Persebaran Tanaman Pandan Wangi

Tanaman Pandan Wangi pertama kali ditemukan di Maluku, Indonesia.

Gambar 3. Peta Persebaran
Sumber: POWO





Sumber:

Dia, U. N., Dewi, R., & Trimin, K. (2023). Karakteristik morfologi jenis-jenis tanaman obat di Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Jurnal Indobiosains, 5(2), 56–65.

Gusti, M. A. N., I, Y. S. A. D., & Ida, D. L. A. (2015). Keragaan usahatani pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) di Subak Tegenungan Desa Kemenuh Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata, 4(1), 1–9.

Norainny, Y. (2018). Pemanfaatan daun pandan wangi, jahe, dan biji kapulaga sebagai minuman teh untuk obat herbal antidiabetes. Journal of Scientech Research, 3(2), 197–203.

Powo. (2026). Pandanus amaryllifolius Roxb. Plants of the World Online. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:670690-1







No comments:

Post a Comment