Tanaman Pucuk Merah


Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp.)

Gambar 1. Tanaman Pucuk Merah
Sumber: Data Primer

Syzygium myrtifolium Walp. atau pucuk merah merupakan tanaman perdu yang memiliki nilai estetika tinggi karena warna daunnya dapat berubah dari merah, oranye, kuning, hingga hijau sehingga sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias dalam penataan taman dan lanskap. Tajuknya yang rimbun tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan keteduhan serta membantu menyerap karbon dioksida dan polutan udara melalui aktivitas fotosintesisnya (Ririn & Aristy, 2023). Secara taksonomi, tanaman ini termasuk ke dalam famili Myrtaceae. Pucuk merah ditemukan di beberapa negara beriklim tropis, termasuk Indonesia, dan telah banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias. Di Indonesia, tanaman ini umumnya ditemukan di pekarangan rumah, taman kota, tepi jalan, lingkungan sekolah, serta kawasan perumahan sebagai tanaman pagar dan penghias lanskap.


Mari kita lebih kenal dengan tanaman pucuk merah!


Klasifikasi dari tanaman pucuk merah



Sumber: POWO



A. Morfologi Tanaman Pucuk Merah

Gambar 2. Tanaman Pucuk Merah
Sumber: Data Primer

Pucuk merah memiliki sistem perakaran tunggang berbentuk silindris berwarna cokelat yang tumbuh memanjang dan memperkokoh tegaknya tanaman, batang berkayu berbentuk silindris dengan jaringan kambium yang dapat tumbuh hingga sekitar 5 meter pada kondisi subur, serta daun berbentuk oval dengan ujung meruncing dan pertulangan jelas yang mengalami perubahan warna dari merah cerah saat muda menjadi hijau ketika dewasa sehingga memberikan nilai estetika tinggi.


B. Manfaat Tanaman Pucuk Merah

Pucuk merah tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tetapi juga berperan sebagai penyaring udara alami karena mampu membantu menyerap karbon dioksida dan memperbaiki kualitas lingkungan. Daunnya dapat diolah sebagai teh herbal yang membantu menangkal radikal bebas dan mendukung pencegahan berbagai gangguan kesehatan, termasuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Selain itu, tanaman ini memiliki manfaat ekologis karena sistem perakarannya mampu menyerap serta menyimpan air saat musim kemarau, memperkuat struktur tanah, dan membantu mengurangi risiko erosi, sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus kelestarian lingkungan (Surya et al., 2022).


C. Persebaran Tanaman Pucuk Merah

Tanaman Pucuk Merah pertama kali ditemukan di Bangladesh, Indonesia, Malaya, Myanmar, Filipina, Thailand. Adapun persebaran di wilayah Indonesia yaitu di pulau Kalimantan, Jawa dan Sumatera.

Gambar 3. Peta Persebaran

Sumber: POWO






Sumber: 

Ma’fudz Siediq. (2026). Syzigium myrtifolium Walp. Tanjung Pustaka SMA Negeri 7 Purworejo. https://library.sman7purworejo.sch.id/index.php?p=syzygium_myrtifolium

Powo. (2026). Syzygium myrtifolium Walp. Plants of the World Online. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:60445221-2

Ririn, A., & Aristy, P. A. R. (2023). Review: potensi daun pucuk merah (Syzygium myrtifolium Walp.) sebagai tanaman obat. Pharmacon Journal, 1(1).

Surya, A., Kusuma, P., Aprillia, T., Fitryana, D., Aprillia, P., July, N., Fatimatuz, A., & Naufal, M. (2022). Pelestarian tanaman pucuk merah (Syzygium Paniculatum) di Taman Gongseng Desa Ngunut Kabupaten Karanganyar. Proceeding Biology Education Conference, 19, 174–177.

No comments:

Post a Comment