Tahi Ayam (Lantana camara L.)
Lantana camara L. atau tahi ayam merupakan tanaman herba tahunan yang tumbuh bercabang banyak dengan tinggi sekitar 0,5–4 meter dan mampu hidup hingga ketinggian ±1.700 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini memiliki bunga majemuk dengan warna yang bervariasi, seperti putih, kuning, merah, dan merah muda, sehingga meskipun sering dianggap gulma, tanaman ini tetap dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan pagar hidup karena daya tarik visualnya (Wahyuni, 2022). Secara taksonomi, tanaman ini termasuk ke dalam famili Verbenaceae. Meskipun berasal dari kawasan tropis Amerika, salah satunya Aruba, tahi ayam kini telah banyak ditemukan dan tumbuh liar di berbagai wilayah Indonesia karena daya adaptasinya yang tinggi. Di Indonesia, tanaman ini umumnya ditemukan di tepi jalan, lahan kosong, pekarangan rumah, kebun, serta area terbuka yang terkena sinar matahari langsung.
Mari kita lebih kenal dengan tanaman tahi ayam!
Klasifikasi dari tanaman tahi ayam
Sumber: POWO
A. Morfologi Tanaman Tahi Ayam
Tanaman tahi ayam memiliki sistem perakaran tunggang berbentuk silindris berwarna kuning kecokelatan dengan cabang dan bulu akar untuk memperluas penyerapan, batang semak berkayu yang tegak, bercabang banyak, dan dilengkapi duri kecil, daun berhadapan berbentuk bulat telur berwarna hijau dengan tepi bergerigi serta permukaan berambut yang terasa kasar, serta bunga majemuk yang tumbuh bergerombol di ketiak daun dengan warna bervariasi seperti putih, kuning, merah, merah muda, hingga jingga.
B. Manfaat Tanaman Tahi Ayam
Tanaman tahi ayam bermanfaat untuk penurun demam, penawar racun,
penghilang nyeri, mengobati TBC, menghentikan perdarahan, rematik, bengkak, memar, kencing nanah, gondongan,
sakit kulit yang berkaitan dengan gangguan emosi, radang
kulit, eksim, jamur kulit, bisul, luka berdarah, tersiram air panas,
gigitan serangga, sakit perut, keputihan.
C. Persebaran Tanaman Tahi Ayam
Tanaman Tahi Ayam pertama kali ditemukan di Aruba, Bahama, Belize, Brazil Utara, Brazil Barat-Tengah, Kepulauan Cayman, Colombia, Kosta Rika, Kuba, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Jamaika, Kepulauan Leeward, Meksiko Tengah, Teluk Meksiko, Meksiko Timur Laut, Meksiko Barat Laut, Meksiko Tenggara, Meksiko Barat Daya, Antillen Belanda, Nikaragua, Panama, Puerto Riko, Karibia Barat Daya, Trinidad-Tobago, Venezuela, Antillen Venezuela, Kepulauan Windward.
Sumber:
Dinas Pertamanan dan Pemakaman.
(2026). Lantana camara L. Taman Hutan.
https://flona.jakarta.go.id/v140/t602/732701faad28fbfa4c2a274828075a79
Indonesia, S. (2026). Lantana camara L. Socfindo
Conservation. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/339%0A%0A
Powo. (2026). Lantana camara L. Plants of
the World Online.
https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:325686-2
Wahyuni. (2022). Efektivitas ekstrak daun tembelekan
(Lantana camara Linn.) sebagai anti nyamuk elektrik terhadap
mortalitas nyamuk (Aedes aegypti) dan pemanfaatannya sebagai media
pembelajaran. Tersedia di Universitas Tadulako.

.png)
.png)

No comments:
Post a Comment